Selasa, 30 September 2008

Sampai ketemu tahun depan

Kota ku diwarnai hujan lebat pada hari terakhir Ramadhan kali ini. Mulai dari dini hari hingga sore, bahkan hingga senja 1 Syawal 1429 H hadir dan berganti malam, hujan seperti enggan untuk berhenti. Walaupun sempat sesaat menghilang dan berhenti, tetapi tak lama air yang turun menjadi lebih deras dari sebelumnya. Sambil sesekali disertai angin yang kencang. InsyaAllah ini pertanda baik, karena hujan adalah rahmat bagi semesta alam.
Hampir bisa dipastikan, jika hingga subuh langit tak jua kunjung cerah, maka keesokan paginya masjid akan menjadi penuh sesak oleh kaum muslimin yang hendak menunaikan Shalat Idul Fitri. Karena lapangan publik yang telah disiapkan Pemda penuh dengan genangan air alias becek.

Allahu Akbar 3x wa lillaahilhamd.

Selesai sudah sebulan Ramadhan. Bangun dini hari, membantu nyokap nyiapin sahur, siangnya kerja, malam tarawih n beres2 di dapur baru istirahat. Itu pun hanya 4-5 jam. Tapi semuanya terasa nikmat. Lelah pasti. Buktinya harus 2 kali ke dokter karena stamina mulai drop. Semalampun badan terasa agak loyo.

Meski begitu, ini adalah suatu pembelajaran menuju ibadah yang semakin sempurna lahir dan batin. Banyak hal2 baru yang terjadi selama sebulan ini. Keimanan dan keikhlasan bener2 sedang diuji. Bisikan syetan juga sering mengganggu. Tapi insyaAllah saya dapat melaluinya. Karena saya sudah berniat harus selalu naik kelas. Orang yang merugi saja yang menganggap bulan ini sebagai momen untuk kumpul2 buka puasa bareng dan berlomba2 mencari menu makanan yang enak.

Alhamdulillah. InsyaAllah Idul Fitri yang sangat meresap hingga ke relung hati.

Selamat Idul Fitri 1429 H. Mohon Maaf Lahir & Batin.

Tidak ada komentar: