Selasa, 09 Desember 2008
My 26 B'Day
1. Blessing from my family (pa, ma, sis, bro, niece). Bangun tidur, mo ambil handuk di garasi. Pada ngasih selamat padahal gw blom sikat gigi n cuci muka. hehehe....
2. So many sms. Mulai dari malem lanjut pagi sampai seharian, pada ngucapin Happy B'Day dear Lisa.... Hmmm, tuh kan banyak banget yang sayang sama gw.
3. Jam 12.05 AM sms happy b'day from my Fiance. Lanjutannya telp jam setengah 7 pagi.
4. Dengan pede kekantor pake seragam merah, ternyata hari ini selasa. Jadi saltum d. Harusnya kan abu-abu. Gapapa, pede aja lagi. Banyak juga kok yang khilaf.
5. Trima ucapan selamat dari nungki n rio n rio's girl friend
6. Trima ucapan temen2 divisi.
7. Traktiran nungky, rio n ijonk. Plus transfer ke beberapa rekanan.
8. Traktiran temen2 divisi.
9. Jualan lulur teteup jalan. Laris manis.....
10. Ikut sosialisasi corporate identity di lt. 5 sebentar.
11. Cabut keluar ruangan karena di lobby lagi ada akson n vai yang sedang melakukan surprise visiting
12. Bertemu dua orangh pria yg sangat2 membuat gw kaget dengan penampilan mereka. Yang satu klimis abis (udah pernah ketemu sebelumnya) yang satu brewokan abis seperti arabian (udah 2 tahun ga ketemu)
13. Chat sampai setengah 7 malam.
14. Vai n Akson pamit, gw balik k lt. 5
15. Sampai di lt. 5 terdengar suara CEO lagi on. Agak sedikit tegas nada suaranya. Jadi gw urung masuk. Denger aja dari luar pintu bergabung dengan beberapa bapak2 yg sudah duluan disana.
16. Akhirnya pulang setelah isi absen
17. Sampai dilapai ditelp bokap, nyuruh pulang cepat krn mo pergi family outing dinner
18. Nyokap sukses maksa gw untuk ga mandi. Cukup ganti baju aja karena buru2.
19. Makan malam berjalan lancar. Disana ketemu sepupu jauh nyokap yang ternyata dia kerja di kantor yang sama dgn gw. (dia di cabang , gw di pusat)
20. Pulang. Sampai di rumah jam 09.30 PM langsung nlp (tau lah siapa) sambil isi bak.
21. Settlement jualan lulur. Sambil browsing
22. Update blog
That's all for to day.
Minggu, 30 November 2008
Bener-bener perlu tidur yang lamaaaaa....
Penyebab semua kejadian di atas kalo dirunut kebelakang, berawal dari sini :
1. Kamis (27112008) menjadi panitia launching logo baru perusahaan. Dari jam 15.30 wib gw n para gadis penanti tamu harus mulai bersiap-siap dandan n ganti kostum. Selesai jam 5 teng, trip kedua langsung meluncur ke lokasi. Dan mulailah semua rangkaian tugas itu. Acara selesai jam 22.00 wib dilanjutkan foto sesion panitia acara. Setelah itu baru kami (panitia trip ke siteba) jalan pulang kerumah masing-masing dianter mobil kantor. Mencoba dengan sangat untuk tidur jam 24.00 wib (karena ga mandi sore, jd agak2 susah buat tertidur). Sementara besok harus bangun pagi karena ada wirid jumat. Mana baju untuk ke Bukittinggi belum di packing.
2. Jam 05.15 wib, alarm handphone membangunkan gw tanpa ampun. Setelah subuh n mandi gw buru2 pake seragam, takut telat (kenyataannya memang telat juga sedikit). Wirid kali ini agak berbeda dari yang sudah-sudah. Ada absennya. Alhasil masjid jadi tumpah ruah sampai ke luar pintu oleh karyawan yang hadir. "Manjur juga ancaman absen ternyata", komentar gw dalam hati membandingkan dengan kodisi yang sudah-sudah.
Masih hari yang sama, demi mempersiapkan semua perlengkapan untuk berangkat nanti sore, jam istirahat gw buruin pulang ke rumah. Pake angkot pulang pergi. Total waktu yang gw habiskan adalah 2 jam. Sesampai di kantor, gw sempetin ngasih lulur titipan khairi sambil nitip tas pakaian. Males juga kayaknya bawa barang ke lantai empat. Toh nanti juga harus dibawa kebawah lagi.
Ternyata kesepakatan awal untuk berangkat jam 14.00 wib meleset. Adi bisa ikutan bareng kalo berangkat kita berangkat sore. Sementara Ii udah nunggu di bawah. Fadlil mana lama benget ngurus barang yang harus di bawa ke mobil. Sementara gw masih ada kerjaan yang harus diberesin. Baru pada jam 04.45 wib semua komplit di mobil da pen. Jam 5 teng mobil meluncur dengan sukses dan sepanjang jalan ii marah-marah sama para pria yang ga bisa on time. Gw ikut ngomporin, secara gw juga kesal.
Perjalanan yang cukup melelahkan karena sebagian kami memang kurang tidur karena jadi panitia launching semalam. Sampai di Bukittinggi jam 08.30 wib. Sudah ada bapak panitia lainnya di the Hills. Kami sempatkan melihat lokasi acara Rakerwil FKDK/P sebentar untuk kemudian langsung ke penginapan panitia. Ekspektasi hotel yang nyaman dan menyenangkan buyar seketika begitu mobil memasuki gerbang hotel. Spontan gw ngucap Bismillah diikuti yang lain begitu melihat bangunan dan situasi disana. Entahlah, aura yang dirasakan agak kurang mengenakkan. Serem. Memasuki kamar hotel (gw sekamar dgn ii), perasaan menjadi semakin ga karuan. Niat yang sudah sangat kuat untuk langsung mandi air hangat sejak dari perjalanan menjadi sirna. Kami berdua bener2 speachless. Berhubung harus isya (jamak dengan maghrib), maka kami membulatkan tekad untuk mandi. Syukurlah, karena setengah jam kemudian bos ternyata menelpon mau bertemu kami berempat. Maka coaching dadakanpun dilakukan di lobby.
3. Sabtu 29 November 2008, hari bertugas datang. Setelah sarapan yang tidak enak di hotel, jam 7.00 wib kami meluncur ke the Hills. Preperation untuk reservasi peserta rakerwil. Seharian bertugas jadi notulis, adi n gw bener2 low bat sorenya. Penyebabnya karena ringkasan keputusan rapat harus jadi sebelum penutupan. Jadilah kami bekerja instan sesuai rencana ditemani 1 laptop n printer. Dalam perjalanan kembali ke penginapan (males gw nganggap itu hotel), kami mengungkapkan kekecewaan atas ketidakjelasan nasib para panitia selama bertugas. Mulai dari penginapan yang tidak memuaskan, air sering mati pas lagi mandi, makan siang ga diatur, sampai kurangnya mobil panitia.
Jam 19.30 wib pergi ke acara makan malam di the Hills. Denger2 ada permainan KIM. Tapi berhubung gw curiga kalau2 makan malam panitia tidak ditanggung, akhirnya kami mampir dulu di KFC. Beruntunglah kalian karena gw pegang cash panitia, jadi mau makan dijamin aman. Malam ini tanpa ii, karena doi udah cabut sejak sore dijemput pacarnya yang maksa kalo dia harus pulang ke Padang sore itu. Setelah kedinginan di luar karena ikutan main kim, jam 10 lewat kita balik n janjian besok pagi jam 06.30 wib pulang ke Padang. Setelah memaksa adi n alil nemenin gw ngobrol di lobi sampai merasa ngantuk karena males n agak takut sendirian di kamar, jam 11an kita bubar ke kamar masing-masing. Tapi tetap aja sesampai di kamar ngantuk gw mendadak hilang. Setelah bersih2, malamnya gw tidur pake selimut dari ujung kepala sampai ujung kaki. Serem gila tidur sendirian di situ. Sepanjang malam kebangun beberapa kali. Sampai akhirnya alarm hp bunyi jam 05.25 wib, gw masih ngerasa ngantuk banget. Seperti ga tidur semalaman. Tapi tetep gw paksain bangun karena harus pulang ke Padang. Biar dibayar berjuta2 dolar, ogah gw nginep disana lebih lama lagi.
4. Minggu 30 November 2008, kita balik ke Padang. Oh ya, ada penumpang tambahan si alex.
Akhir cerita ya seperti di awal yang gw tulis tadi.
PS :
Beberapa kenyataan yang gw temui :
1. Hotel sekelas melati di Bukittinggi ratenya bisa sampai 250rb semalam
2. Main kim ternyata lumayan juga
3. Pacar temen gw yang tak lain adalah temen gw ternyata childish juga
4. Rumah makan air badarun buka jam 09.00 wib
5. Ada tempat makan yang enak di deket sanjai keluarga
6. Ada tempat bubur kampiun yang rame banget di pandang panjang
7. Orang Padang panjang suka banget dengan gulai pitalah. Menurut gw rasanya ga enak.
8. Objek Minang Fantasi ternyata segitu aja. Dari iklannya seperti happening gila
10. Kalo lebih lama lagi gw nginep di tempat itu, pasti gw akan berhalusinasi karena kurang tidur
11. Gw jd uring-uringan minggu siangnya karena kurang tidur
12. Selera musik da pen ok juga. Walaupun ada bbrp lagu yg bukan selera gw
Sabtu, 22 November 2008
satu, dua, tiga, empat........

Selanjutnya demi mengenang masa kecil kami yang sangat bahagia, akhirnya kami bertiga which is Khairi, Ii, n gw memutuskan untuk main dulu di Pantai Padang sebelum cabut. Here they are :





Menyenangkan.......
Seperti kembali ke masa-masa kuliah dulu gw. Udah senam pagi bikin sehat karena keluar keringat, di shoot sama orang PadangTV, sarapan n jajan enak, bisa main n foto-foto di pantai lagi.
Tertarik bergabung dengan kami? Datang aja setiap Sabtu pagi di acara senam pagi kantor.
PS :
Inilah salah satu bukti nyata tidak mudah memperoleh tinggi badan yang OK. Huahahaha.....
Sabtu, 15 November 2008
Merasa bersalah
Sekarang gw justru sedang berpikir, sepertinya semua pemberian dan kemudahan itu adalah ujian yang sedang diberikan kepada gw. Apakah bisa menjalankan dengan penuh rasa syukur dan kehati-hatian. Agar mendatangkan berkah. Bukannya mudharat.
Tapi, justru karena satu hal ini semua yang sudah gw capai menjadi terasa plain. Kalo diibaratkan sama dengan rasa teh tawar. Apapun yang gw lakukan seharian selama setahun empat bulan rasanya seperti sebuah lelucon besar. Tidak ada kemantapan lahir dan batin sama sekali.
Percuma aja kerja dari pagi sampe sore bahkan senja berganti malan (sesekali), karena ga ada ketulusan hati disana. Bener2 buang energi. Bagaimana mungkin bisa bertahan selama itu? Sandiwara yang sangat buruk sekali. Emangnya siapa yang sedang gw bodohi? Orang tua? Kantor? Gw? --no comment.
Astaghfirullah, ampuni diriku Allah.
Senin, 10 November 2008
Yes, I am lischuu. Wakakakak....
Hari ini tidak banyak yang bisa saya berikan untuk perusahaan. Semangat kerja terbuang percuma karena media penyalur yang tidak memadai. Komputer hengki dongki sudah beberapa kali. Hawa di ruangan terasa panas. AC terpaksa tidak dinyalakan oleh bagian pengelola gedung karena genset tidak cukup kuat menanggung beban listrik yang mati dari PLN.
Tapi syukurlah buletin nya jadi selesai tadi. Kalo ok, sebenarnya minggu ini bisa langsung naik cetak. Tapi berhubung bos sedang tugas keluar kota, terpaksa diurung dulu hingga minggu depan.
Ada hal lucu yang terjadi saat makan siang di "kantin DW". Khairi akhirnya dengan sukses mempublikasikan blog ini ke febi dan beberapa teman. Tapi karena pada ga ngeh, jadinya cuma febi saja yang antusias dengan berlebihan. Honestly, saya ga pernah kepikiran kalo nama blog ini bisa di plesetin jadi "lisa luchuu". Awalnya "my future husband" juga pernah bertanya kenapa namanya "lischuu"? Dengan asal saya jawab saja itu kependekan dari "Lisa Chuumala" (my name is Lisa Kumala). Dia bilang aneh. Hahaha..... Reaksi saya hanya ketawa saja mendengarnya.
Tapi tau ga, sebenernya saat pertama kali saya bikin blog di friendster, saya menamai dengan "lischaa". Waktu itu saya pikir keren aja, penulisannya mirip dengan nama salah satu artis Indonesia, "Mischa". Mungkin sebagian kamu tahu. Lalu ketika saya membuat blog ini, entah kenapa saya plesetin saja jadi "lischuu". Huruf u yang double sengaja untuk membedakan kalau2 sudah ada yang memiliki nama itu sebelumnya.
Saya jadi senyum sendiri aja ketika mendengar Khairi menyebutkan kepanjangan "lischuu". Tapi lu bener ri, karena gw emang beneran lucu lagi. Hehehe.......... (narsis)
Minggu, 09 November 2008
Mohon bantuan dari sesama pengguna Telkomsel Flash
Guys, komputer gw ga kenapa2. Ga kena virus. Lagian kalo harus install ulang, gw jadi keluar cost yang lebih besar lagi. Karena harus di bawa ke counter tempat gw beli laptop dulu. Udah gitu di Jakarta pula....
Emang ga ada cara lain ya? Anybody..... please help me. SOS. Sekarang sama sekali ga bisa ym gw. Ga kuat si flash nya. Pasti langsung disconnected aja. Salah satu cara membina hubungan long distance jadi terancam euy.... :(
Sumpah, sekarang pake flash jadi membosankan. Lambreta. Jangan sampai gw berpindah ke lain "hati" niy. Kalo ada yang tau kenapa, mau ga bantu gw memecahkan persoalan yang maha sulit ini. Sebelumnya terima kasih loh atas bantuannya..
Rabu, 05 November 2008
Pas baru balik ke Padang gw semangat banget mo buka toko yang gw kasih nama "All About Bali" atau Semua Tentang Bali kalo di translate. Tapi karena cost investment nya terlalu besar, n blom dapat sponsor, jadinya diurung dulu. Padahal rencana udah 75% gw bikin.
Setelah chat sama lu tadi, semangat yang dulu jadi balik lagi. "Ayo, lu harus tanggung jawab Rhie".
Gw mo cek kalender nanti malem. Kalo emang ada libur tiga hari aja, gw mo cabut ke Bali ah. Cari Supplier or distributor. Lu ikutan yah? Temenin gw. Tapi ongkos tanggung sendiri. :)
Payah benerrrrrr...
Udah lama juga gw ga posting tulisan. Sejak pergi pelatihan penerbitan media akhir Oktober kemaren, blom ada satupun yang berhasil nongol di sini. Ga tau kenapa, setiap kali on line bukannya ngutak atik blog malah browsing ga jelas kesana kemari. Berharap weekend bisa punya cukup waktu, ternyata ga juga loh. Yang ada gw justru harus memenuhi keinginan para fans gw. Such as, nganter nyokap ke kampus lah, nganter beli ini lah, itu lah, lah lah lah. Satu lagi fans maniak gw yang selalu ngekor kemanapun gw pergi. Her name is Lana. Dia pasti selalu ngikutin gw ke kamar, ke dapur, ke ruang makan, nonton tv, dll. Kadang-kadang malah gantian gw yang ngikutin doi ke teras depan, teras samping, kamar bonyok, garasi, jemuran belakang, etc. Bener-bener ga ada waktu luang. Palingan kalo ada yang kosong di pake buat sms or telpun.
Sampai akhirnya tadi siang ada ucapan seseorang yang membuat gw sangat terharu. Mata berkaca-kaca. Mulut ternganga. Tepatnya sebuah pertanyaan yang komplain kenapa gw ga pernah posting lagi. Oh, gw jadi geer karena ada yang mengharapkan tulisan gw. Suit....suit....suit...... Makanya malam ini gw kuat2in nulis. Gitu lho rhie, jangan kapok menunggu posting-posting dari gw.
Hehehehe...........
Senin, 20 Oktober 2008
Senja di Angkot

Gara-gara misscom antara gw dengan Pak John tadi pagi pas nganter ke kantor, akhirnya setelah sekian lama gw tadi sore pulang dengan sukses pake angkot. Hahaha, meskipun agak2 ga yakin tapi gw kuatin juga. Toh dulu waktu masih sekolah gw selalu pergi n pulang pake angkot.
Tepat seperti perkiraan, belum setengan perjalanan dari pasar ke Siteba, tepatnya di daerah sawahan, kaki udah mulai terasa pegel n spt mo kram. Buru2 aja gw duduk yang lurus. Biar ga pusing, gw ga mau terlalu celingak-celinguk keluar cendela angkot.
Sampe tersengar suara adzan maghrib, gw baru sampai di gajah mada. masih ada seperempat jam lagi baru sampe di Simpang Siteba. Sambil nunggu si uda yang nyopir ngisi bensin, dan setelah gw timbang2, ternyata naik angkot not bad lah ya. Selain bisa muter2 pasar di sore hari yang gw yakin kalo lebih lama berada disitu pasti jadi bete, secara kebetulan gw jadi nambah tempat buat referensi cari jajanan. Ternyata di daerah jati ada tempat jajan bakso malang yang lumayan cozzy, trus deket kampus ekstensi ekonomi unand ada si abang2 yang jual mendoan. Woa, gw jd pengen mampir aja tadi. Kalo ga mikir langit udah gelap n sendiri pula, pasti beda kejadiannya.
Sesampai di siteba gw naik kendaraan paling mewah sedunia. Taksi ekspress langsung depan pintu pagar. dia adalah..... jeng, jeng, jeng........ Becak Motor. (plok, plok, plok). Ini juga udah lama bgt gw ga naikin. Mana mahal lagi. Buset d.
Tapi hal positif yang gr rasa selama naik angkot adalah, gw bisa menjadi lebih menerima kenyataan bahwa roda selalu berputar. Ketika sedang senang, jgn terlena dan lupa kalo oneday ada situasi yang bisa jadi kebalikan dari masa2 itu. Jadi apapun yang terjadi, terima aja dengan ikhlas. Kalo saja para petinggi mau merasakan nikmatnya naik angkutan umum dan bergabung dengan masyarakat, gw yakin banget mereka pasti akan menjadi orang yang lebih rendah hati dan malu menghambur-hamburkan uang apalagi sampe pamer.
Ok, kalo di awal gw taro gbr pantai padang siang hari, sekarang closing nya gw kasih pantai padang senja. Sorry, gw lagi ga punya foto angkot di Padang yang tampilannya super heboh. Nanti kalo jadi beli kamera baru, pasti akan gw photo n pajang di sini.
Chaw..........
Kamis, 16 Oktober 2008
online lagiiii....
Uuh.. sutralah...
Pas lagi nunggu lampu merah di perempatan hangtuah, tiba-tiba nyokap yang sore itu juga dijemput pak john sebelum ngejemput gw di kantor ngomong minta gw buat nlp bokap. Nyuruh nanya bokap inget ga sama tanggal 16 Oktober 1977. Sumpah gw kaget banget, ternyata hari ini tu bertepatan sama wedding anniversary bokap-nyokap. Wow!!! Congrate Ma-Pa. Pantesan aja nyokap bela-belain beli KFC di mall depan kantor gw sebelum gw dateng. Dan sekarang inilah mereka sedang saling ngobrol pake esia gw. Yang satu di sebelah gw, yang satu di Bukittinggi.
Gila, romantisme mereka berdua bener-bener membuat gw kagum. It's soo touchy n inspiring.
Sepanjang jalan Raden Saleh gw jadi ngelamun, nanti kalo gw udh nikah n punya keluarga mungil sendiri, gw pengen semesra mereka. Lebih malahan. Hehehe...... Tiba-tiba gw jadi inget sm si aa yang sedang apa gw juga ga tau. Udah dua hari ini doi ga nelp gw, cuma sms aja. Sepertinya sedang sibuk nyiapin salah satu program yang akan tayang di channel nya. Gw kangen denger suaranya. Dia kangen juga ga ya sama gw?
Mo nelp lagi ga ada pulsa. Pake Esia aja kali.
Wuek, makan ayam KFC bisa menjadi sangat eneg kalo lo dapat bagian yang ga lo suka n ukurannya besar pula. Jadi males makan kalo begini. Setelah ngebalurin minyak kayu putih / cajuput oil ke perut n punggung dan pake kaos kaki jari (yang dulu selalu gw pake kalo lagi kebagian kerja ngedit malam), gw putuskan untuk nulis. Dan ini lah jadinya, bener2 ga terkonsep.
Tapi hari ini ada beberapa ilmu pengetahuan yang gw dapat :
1. Saling mencintai dan percaya bener2 suatu hal yang sangat patut untuk dihargai
2. Membahagiakan orang lain itu sesuatu yang sangat mulia (gw tetap makan ayam KFC dengan bersusah payah meskipun berasa eneg bgt. Karena itu ayam dibeli secara khusus oleh nyokap. Jadi khusus hari ini, tu ayam punya nilai lebih dibanding hari2 yang lain)
3. Tersenyum bisa melapangkan hati orang yang senyum dan orang yang nerima senyum
4. Sangat manusiawi jika seseorang menjadi sangat mellow atopun tiba2 kangen dengan pasangannya atopun orang yang disayanginya.
Selasa, 30 September 2008
Sampai ketemu tahun depan
Hampir bisa dipastikan, jika hingga subuh langit tak jua kunjung cerah, maka keesokan paginya masjid akan menjadi penuh sesak oleh kaum muslimin yang hendak menunaikan Shalat Idul Fitri. Karena lapangan publik yang telah disiapkan Pemda penuh dengan genangan air alias becek.
Allahu Akbar 3x wa lillaahilhamd.
Selesai sudah sebulan Ramadhan. Bangun dini hari, membantu nyokap nyiapin sahur, siangnya kerja, malam tarawih n beres2 di dapur baru istirahat. Itu pun hanya 4-5 jam. Tapi semuanya terasa nikmat. Lelah pasti. Buktinya harus 2 kali ke dokter karena stamina mulai drop. Semalampun badan terasa agak loyo.
Meski begitu, ini adalah suatu pembelajaran menuju ibadah yang semakin sempurna lahir dan batin. Banyak hal2 baru yang terjadi selama sebulan ini. Keimanan dan keikhlasan bener2 sedang diuji. Bisikan syetan juga sering mengganggu. Tapi insyaAllah saya dapat melaluinya. Karena saya sudah berniat harus selalu naik kelas. Orang yang merugi saja yang menganggap bulan ini sebagai momen untuk kumpul2 buka puasa bareng dan berlomba2 mencari menu makanan yang enak.
Alhamdulillah. InsyaAllah Idul Fitri yang sangat meresap hingga ke relung hati.
Selamat Idul Fitri 1429 H. Mohon Maaf Lahir & Batin.
Selasa, 23 September 2008
Dalam hati sebenarnya ia sedang menduga-duga sendiri, "pasti nanti di kantor ada saja yang berkomentar tentang aksinya pagi ini". Lila memang sudah sangat hafal dengan pola pergaulan dan adat yang membudaya di kantornya. Mulai dari gosip, gunjingan rekan sekerja hingga memberi komentar yang sebenarnya tidak perlu dan "ga penting banget" (begitu Lila mengistilahkan) harus dilaluinya setiap hari. Ada yang terang-terangan dan tak sedikit yang melakukan secara sembunyi2. Korbannya bervariasi, hari ini bisa saja si Tina, besoknya si Shinta, seminggu kemudian si Luki. Semua pasti dapat jatah "bad day", tak terkecuali Lila.
"Sometimes i drive soo fast, just to feel the danger.......... its make me feel alive." Sepotong lagu Avril Lavinge menemani gadis di belakang stir mobil. Setelah melalui empat lampu lalu lintas yang ternyata sedang merah, akhirnya Lila sampai di basement parkir Cipta Building. "Parkir yang mulus", ujarnya mengomentari diri sendiri.
"Ting"...... Pintu lift terbuka bersamaan dengan masuknya seorang pria, menyusul dibelakangnya dua orang wanita yang berjalan seperti orang takut ketinggalan bis di halte. "Ga punya etika banget sih, main nyelonong aja" umpat Lila dari dalam hati karena kesal telah dipotong mereka ketika hendak masuk ke dalam lift. Di dalam lift Lila masih sempat sejenak mengamati penampilannya pagi itu. Rapi dan elegan seperti biasanya. Bukan karena ingin tampil sebagai seorang wanita karir yang cukup meyakinkan, tetapi memang seperti itulah peraturan yang diterapkan di kantor. Setiap hari telah ditentukan seragam apa yang harus dikenakan oleh para karyawan. Mulai dari cleaning service, office boy atawa pesuruh kantor, hingga para pejabat yang selalu bersikap bossy.
Selasa, 09 September 2008
Bersabar dulu ya nak..............
Dunia beserta aktornya seperti sedang bersekongkol untuk menguji sampai sejauh mana kedewasaanku mampu bertahan menunjukkan kelasnya sebelum akhirnya dapat naik kelas atau malah turun kelas. Walaupun sepertinya lambat laun aku semakin tak dapat menemukan dimana letak kedewasaanku ketika sedang terombang ambing menghadapi manusia-manusia yang maunya hanya menang sendiri tanpa memikirkan dengan lebih seksama.
Sebuah bayangan mengingatkan ku agar jangan terlalu larut dengan kegalauanku. Kisahnya seperti menggelitikku bahwa aku bukanlah satu-satu nya orang yang kesulitan mengaktualisasikan diri dan masa depan nya. Ada berjuta-juta manusia yang saat ini juga sedang berjuang dengan versinya masing-masing.
Bukan salah mereka berada dalam posisi seperti itu. Mereka dihadapkan pada situasi yang tidak memperbolehkannya untuk memilih apa yang disenangi. Akan tetapi tidak memilih pun sesungguhnya sudah merupakan sebuah pilihan. Mengapa harus meratap dan meraung seperti orang yang tak punya iman?
Cape. Aku lelah. Aku sungguh tak berdaya untuk menjalaninya lagi. Tuhanku , kumohon kembalikanlah semangat yang dulu selalu kau bekalkan kepadaku. Karena jasad tanpa spirit sama saja seperti orang mati yang sudah tak bisa berinteraksi dengan sekitarnya.........
Rabu, 03 September 2008
AKU DAN BELAHAN JIWA KU
Entah seperti apa wajahnya saat ini, aku tak tahu pasti. Beberapa masa yang lalu, hati ku selalu menjadi tentram setiap kali bisa memandang wajahnya dari jarak yang cukup dekat untuk lebih bisa memperhatikan setiap senti dari detil wajahnya. Fiuhhhh......... waktu terasa berjalan sangat lamban di sini, seperti film jadul yang diputar dengan slow motion. Terasa kurang enak di tonton. Semua serba hitam putih. Flat.
Selasa, 02 September 2008
Dimana letak keindahan seorang wanita?
Secara personal, entah kenapa gw sangat suka memperhatikan keindahan dan kebersihan seseorang dengan membuat standar tersendiri yang mengukur suatu hal atau kebiasaan seseorang yang tidak biasanya atau tidak lazim. Contohnya, ketika melihat seorang pria yang pertama diperhatikan dengan detil adalah kebersihan dan kerapihan jari + kuku tangan dan kaki. Selanjutnya baru wajah, fisik, aroma tubuh, cara berbicara dan seterusnya. Sedangkan wanita, seringkali penilaian gw yang awalnya bagus menjadi minus ketika gw meminjam mukena nya untuk shalat dan ternyata bagian dalam untuk wajah dan kepalanya kurang bersih dan berbau. Secara otomatis nilai tambah si wanita tadi akan menurun drastis. Walaupun dia sangat baik dan cantik secara fisik. Sangat disayangkan jika hal kecil malah bisa berimbas seperti itu.
(bersambung)
FILM malam ini
Sumpah, gw lelah banget malem ini. My body is not strong enough, ternyata. Pikiran gw seperti sudah terkuras habis hingga keakar-akarnya. Bahkan untuk memikirkan topik pembicaraan dengan nyokap pas barusan gw keluar kamar bener-bener payah. Mata berasa pedes luar biasa, tapi gw paksain untuk nonton film yang kemaren gw sewa dari ezy. Gila, Meg Ryan terlihat tua banget disitu. Tapi cantik luar biasa dibanding actingnya di film you’ve got mail bareng Tom Hanks. I enjoyed thats movie. “In the Land of Women”. Sedikit referensi, film dengan tempo agak lambat mencoba menunjukkan kekuatan seorang ibu melalui kelemahannya sebagai seorang wanita. Meskipun memiliki keluarga dengan kesejahteraan hidup sangat jauh di atas rata-rata, tidak membuat seorang wanita luput dari rasa kecewa dan kesedihan. Ketika mengetahui bahwa suaminya telah berselingkuh, dan mencoba bertahan dengan cara pura-pura tidak tahu dan bersikap seolah-olah semuanya sempurna, Meg Ryan justru sedang dihantui oleh musuh yang sesungguhnya. Yaitu penyakit yang bernama kanker payudara. Disaat menjelang penentuan jalan hidupnya, tanpa disengaja kemunculan seorang anak muda bernama_____, justru mampu memberi semangat agar dirinya kuat bertahan menghadapi penyakit tersebut. Sebagai teman bicara dan jalan pagi Meg Ryan bersama anjingnya bozzo, pemuda tampan yang sedah patah hati justru berubah menjadi pendengar yang baik sekaligus teman bagi dirinya dan putri-putrinya. Film ini menunjukkan bahwa dukungan sebagai sesama manusia telah mampu menolong orang yang sedang terpuruk sekalipun menjadi dirinya sendiri dan berhasil meninggalkan zona abu-abu. Diakhiri dengan perpisahan antara Meg Ryan dan ___, karena harus kembali ke LA menyelesaikan tugasnya sebagai penulis cerita lepas. Nice film. Handsome guy. Good blonde girl.
Rabu, 20 Agustus 2008
Heran jilid 2
Selasa, 19 Agustus 2008
Ternyata cuma segitu....
Disadari atau tidak, efek dari penjajahan dan pembodohan yang telah berabad-abad kita tinggalkan masih sangat berpengaruh hingga saat ini. Bilamana rasa sungkan, malu, dan kurang sejajar dengan orang lain menjadi lebih berperan dalam pengambilan keputusan dan bertindak ketimbang jalan berfikir yang rasional, sesungguhnya dalam hal ini anda masih menjadi bagian dari rantai panjang yang masih belum diketahui di mana ujungnya.
Lalu bagaimana mungkin memaknai 63 tahun kemerdekaan adalah sesuatu yang maha dahsyat dan luar biasa, jika kita sebagai anak bangsa masih saja dipusingkan dengan urusan masing-masing hingga menjadi sungkan untuk memulai bekerja sama satu dengan lainnya tanpa hanya memperhitungkan untung dan rugi nya.
Saya teringat ketika pada suatu malam sebelum hari kemerdekaan, saya sedang dalam perjalanan di jalan komplek menuju rumah. Dari dalam mobil dikejauhan saya melihat adegan seorang anak perempuan berumur sekitar 12 tahun tiba-tiba terjatuh dari motor yang sedang dikendarainya karena hilang keseimbangan. Terkejut dan mengkhawatirkan anak tersebut serta ingin menolong tapi tidak bisa karena jarak yang tidak terlalu dekat, membuat saya menjadi iba kepadanya. Dengan susah payah akhirnya motor berhasil di tegakkannya kembali. Ada sedikit penyesalan tidak bisa membantu gadis kecil tersebut. Karena saya dahulu juga pernah mengalami hal serupa ketika sedang mengendarai motor semasa kuliah. Bedanya postur tubuh saya lebih besar dari dia. Sejurus kemudian, betapa terkejutnya saya ketika mencapai lokasi kejadian ternyata terdapat segerombolan anak muda yang sedang kongkow di pinggir jalan dan cuek saja ketika melihat peristiwa tadi. Bukan nya membantu, tapi mereka hanya melihat dengan tatapan geli dan hampir tertawa menyaksikan kejadian tersebut.
Mau jadi apa mereka jika respon terhadap hal kecil yang memerlukan sedikit empati dan jiwa kepahlawanan saja mereka tidak sanggup menunjukkan. Apakah memang itu gambaran yang sedang berlangsung di tanah tercinta ini saat ini?
Tapi sepertinya makna kemerdekaan saat ini hanya menjadi suatu ritual upacara dan bermacam-macam lomba hiburan belaka. Apakah pernah ada doa dan harapan tulus yang secara spontan hadir ketika mengingat sebuah tanggal 17 di bulan Agustus? Atau hanya berupa pagelaran atau konser belaka?
Minggu, 10 Agustus 2008
Shining afternoon...........
Setengah perjalanan training gw sudah terlaksana dengan sukses. Sepertinya anak-anak pada semangat bener beberapa hari tersebut. Semua terlihat pengen unjuk diri kalo "ini loh gw, bisa ngasih pendapat dan opini yang ok punya" atau "hei, lo liatkan kalo omongan gw itu berdasar lagi. Jadi , jangan anggap enteng".
Hahahaha.......... gw malah berubah jadi pengamat waktu itu. Mungkin seterusnya juga. Banyak hal yang menjadi pertimbangan, pertama, gw sama sekali belum pernah bersentuhan langsung dengan bidang ini. Jadi ga mau sok tau. Kedua, penjelasan dari pembicara cukup bisa gw mengerti point2 nya. Kalaupun ada yang membingungkan biasanya sebelum gw mau nanya udah ada yang lebih duluan bertanya. Ketiga, analisa gw walaupun gw keep for my self, connect dengan apa yang disampaikan pembicara. Keempat, kalaupun gw terkesan pasif, bukan berarti gw ga mengerti, tapi emang kurang suka berdebat. Agak sedikit bad tempered gitu.
Sekarang gw kasi tau beberapa kelemahan anak2 yang seharusnya masih bisa diperbaiki. Satu, ada yang sok2an paling jago dari temen2nya. Kalo ada yang ngasih pendapat, doi pasti berargumen buat ngejegal orang itu. Kedua, dari performa seperti mau ngajak saingan. Padahal ini sama rekan satu bank. Ga perlu lah gagah2an. La wong gajinya aja sama. Cuma ditambah tunjangan luar daerah aja. Niru phylosophy of Bambu nape. Kaya udah mau selamanya aja di posisi yang sekarang. Bro, jangan suka pasang style terlalu tinggi. Nanti kalo jatoh, lo bisa remuk. Just go with the flow. TApi sepertinya kecenderungan ini juga berlaku sama beberapa anak dalam daerah. Aneh! Kayak dia aja yang hebat sendiri. Padahal belum seberapa. Hueeek......
Ketiga, bergaul yang bener dong! jangan cuma sama roommates aja or cabang kamu aja. Hargai semua orang itu dengan nilai yang sama. Coz we are equal.
Tulisan ini gw bikin bukan berarti gw iri dengki ato apalah namanya. Tapi seperti inilah gambaran kenyataan yang terjadi 5 hari terakhir. Gw hanya selalu berusaha menghadapi segala situasi dengan dewasa. Yang menyakitkan sekalipun. Bukankah dewasa itu adalah pilihan? Dan gw sudah memilih untuk menjadi seseorang yang wise dalam bertindak, bersikap, berpikir dan berbicara. Dan sebagai manusia tentu gw punya banyak kekurangan. Itu pasti. Tapi yang prinsipal banget buat gw, jangan menyinggung orang lain karena gw juga paling ga suka disinggung. Hahahaha..........
18.06 wib (padang)
Sekarang gw udah check in lagi di hotel. Kamar masih kosong, pada blom dateng. Tadi jam 2 gw udah droping tas n laptop abis nganter nyokap kuliah. Pertimbangannya karena gw akan pergi pake angkot, berisiko kalo bawa laptop di angkutan umum. Lagi pula bawa-bawa barang yang banyak ngga gaya banget! Nulis sambil beberapa kali ditelpon my fiance, bener2 situasi yang dapat membangkitkan mood baik. Hehehehe...............
Tingtong (bell is ringing)
Artinya intan udah dateng. Tadi sms mo ke hotel nanyain gw udah dikamar ato belum. Semoga frestea green kotak yang gw titip jadi dibeliin.
1 setengah jam kemudian.....
Maghrib is coming....
Shalat dulu.... Trus mandi.
Senin, 04 Agustus 2008
Jam 1/2 8 teng udah diruangan, duduk sambil ngobrol kiri kanan menghabiskan waktu sebelum datang para pejabat. After penjelasan dan sambutan yang panjang lebar, akhirnya sesi pertama pada kelas itu dimulai juga. GA MENYANGKA aja gw bakal jadi tertarik banget mendengar penjelasan demi penjelasan yang disampaikan Mr. Harry S. Jadilah topik yang seharusnya membosankan jadi berubah mengasikkan. Ga percaya? Gw aja sampe lupa waktu. Time goes soo fast I thought.
Jam makan yang mepet banget sama waktu zuhur. Waktu break buat ashar cuma 15 menit. Belum lagi selama kelas berlangsung AC nya dingin banget n bikin susah kompromi sama HIV (hasrat ingin vivis). Hahaha...............
Jam stgh enam teng kelar, dilanjutin bagi kelompok, n bubar. Gw ngacir sebentar ke ezy buat balikin DVD. JAm 6 nyampe lagi ke pangeran. Gerah, mandi, maghrib, ngerjain tugas, makan malam, lanjutin bikin tugas kelompok di hall. Terima titipan parfum dagangan dari bokap buat dijual besok. Sekarang disinilah gw lagi nulis. Sebelumnya nlp aa dulu, lumayan lama. Ngobrol sambil curhat.
Sendirian di kamar ga berlangsung cukup lama kok. Coz laila n intan (my roommate) is already home. Blabla sebentar, trus tenggelam lagi disini.
Udah jam 22:10. Belum isya, jadi udahan dulu aja. Ga baik melalaikan shalat. Buat bos n kerjaan aja rela melakukan yang terbaik, masa mengucap syukur sama yang Esa ogah2an.
PS: Menu nya ga ok. Apalagi makan malam barusan. Seperti makan lauk di warteg. Ga berasa banget bumbunya. Cuma beda penyajiannya aja.
Minggu, 03 Agustus 2008
Seminggu yang melelahkan, dan akan semakin melelahkan sepertinya.
1. Menyenangkan, karena : ada tanggal merah yang berarti ada libur tambahan. Dua hari kerja 1 hari libur, dan dua hari kerja satu hari libur. Yang artinya ada 3 hari libur dalam minggu ini kalo digabungin sama sabtu n minggu.
2. Menyedihkan, karena : harus kehilangan 1 temen yang udah klop banget. Rasanya nelangsa ditinggal seseorang selamanya. GW, nyunyun, n si om jd berasa kehilangan yang teramat sangat. (Ijonk juga). Walaupun udah farewell pas rabunya di redbean, n foto2 di pizzahut, tapi itu ga bisa ngeganjel d kayaknya.
3. Melelahkan, karena : harus masuk karantina. Huaaaa.................. Somebody, please help me!!!!
Sekamar bertiga, masuk sama seperti jam kerja, selesai nya ga jelas. Udah gitu ada test akhir nya lagi. SELAMA 11 HARI akan seperti ini. Harus berakrab2 ria d sama hotel ini. SEMANGAT. CHAYO.....................
huah................ ngantuk. mo bobo dulu. Besok harus bangun pagi soalnya.
Senin, 28 Juli 2008
Pegel, lama-lama jadi kram........
TAdinya gw pikir akan bisa bekerja lebih sehat dengan jam kerja yang jelas dan teratur setiap hari. Kaki juga tidak akan pegel dan kram malam harinya ketika istirahat di rumah.
TApi perkiraan gw ternyata sungguh meleset. Karena kenyataannya kaki gw (meliputi telapak kaki, jari kaki dan betis) tetap aja sering kram dan pegel-pegel ketika rebahan sebelum tidur. Dan sudah pasti agar tidak semakin berlarut-larut senjata andalan gw, salap counterpain harus selalu ada di kasur.
Dulu aja kaki sering kram karena over loading. Dipake dari pagi sampe dini hari, menggunakan flat shoes. Tapi sekarang cuma lebih sering duduk dari pada berdiri, tapi karena menggunakan sepatu hak tinggi, malemnya tetap aja kaki gw menderita hal yang sama. Ga enak banget.
JAdi aja gw yang udah 175cm di + 5cm, terlihat semakin menjulang. Kasian yang lain jadi pada minder sendiri. Hihihi..... Kasian yah.
Heran deeehhh.
Apa susahnya coba memperhatikan hal-hal yang kecil tapi berpengaruh besar untuk kelancaran aktivitas mereka. Coba d berpikir dan bertindak tanpa harus menyertakan omelan2 dari perempuan. Lama2 sikap bawel emang susah untuk dilepaskan dari perempuan kalo keadaannya begini terus.
Katanya pria adalah pelindung wanita.
Katanya pria adalah pembimbing wanita.
Katanya pria adalah pemimpin wanita.
Ternyata pria tak bisa lepas dari belaian wanita.
Ternyata pria selalu membutuhkan arahan yang benar dari wanita yang benar.
Dan ternyata pria tidak sedikit yang lebih childish ketimbang wanita.
Bagaimana bisa coba?
JAwab aja sendiri.
Sabtu, 26 Juli 2008
My Labirin
Seberapa kuat rasa kasih akan selalu mengingatkanmu untuk senantiasa menjaga keduanya?
Sudah cukup kesar kah usaha mu 'tuk bisa membahagiakan dan membuat mereka tersenyum?
Ssssshh.........Tak perlu berkata untuk mengungkapkan jawabannya.
Karena kamu akan menemukan jawabannya dari waktu yang selalu ada untuk mereka, buku yang kamu hadiahkan kepada mereka, baju yang kamu belikan ketika gajian, parfum yang kamu pilihkan dengan hati-hati, makanan yang kamu suguhkan, hingga setiap ucapan yang kamu utara kan kepada keduanya.
What a wonderfull relationship.....
Jumat, 25 Juli 2008
Duren
Sudah hampir dua bulan efek buruk duren bertambah lagi menurut gw. Yaitu duren mengakibatkan kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas di jalanan. Demi menunjukkan duren jagoannya, si penjual duren sampai memajang dan menumpuk mereka sekeluarga hampir ke tengah jalan yang sudah cukup padat karena mobil dan ojek. Ditambah lagi parkir motor yang asal-asalan di sepanjang etalase "sogo jongkok duren". Gw yang tiap hari pulang kerja jam 6 sore, harus mengulur waktu lebih panjang lagi untuk bisa segera sampai di rumah. Kadang-kadang gw jadi agak "dendam" sama si duren.
Walaupun gw penyuka duren dan jagoan ngebelah duren (sekarang udah pensiun karena serangan mag), tapi kalo udah begini kejadiannya jadi pengen nyumpahin duren.
Ya sudah lah duren, lama2 ngomongin lo, sepertinya sekarang gw benar-benar mencium aroma lo yang khas itu......
Jumat, 04 Juli 2008
BERTAHAN
Apa dengan ngebanding2in bawahan dengan bawahan lain/orang lain akan membawa hasil yang labih baik buat orang yang dibandingin? Belum tentu. Trus apa mentang2 atasan, mereka menjadi selalu benar dan boleh mengomentari orang/bawahan seenaknya termasuk hal-hal diluar pekerjaan? Profesional dong!!!!


